Search Suggest

Membaca Cepat Berbagai Teks Non sastra Pelajaran Bhs. Indonesia Kls X

Contohsuratku.net - Salah satu kemampuan yang wajib dimiliki seseorang adalah membaca, kemampuai ini termuat dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan kali ini akan membahas Membaca Cepat Berbagai Teks Non sastra Pelajaran Bhs. Indonesia Kls X .

Membaca Cepat

Membaca merupakan sebuah keterampilan yang bergantung pada penentuan teknik membaca dan tujuannya. Salah satu teknik membaca yang sering digunakan adalah membaca cepat.
Membaca Cepat Berbagai Teks Nonsastra Pelajaran Bhs. Inidonesia Kls X
Membaca Cepat Berbagai Teks Nonsastra
Pelajaran Bhs. Inidonesia Kls X 

Pengertian Membaca Cepat

Membaca cepat adalah teknik membaca dengan tujuan untuk menemukan dan mendapatkan ide pokok bacaan, serta memahami isi bacaan dengan cepat. Teknik ini dilakukan tanpa membaca secara keseluruhan tetapi hanya sekilas.

Hal Penting dalam Membaca Cepat

Hal yang terpenting pada saat membaca adalah konsentarasi. Usahakan untuk menciptakan suasana membaca yang menyenangkan. Suasana membaca yang menenangkan adalah suasana yang tenang. 

Selain itu, hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan saat membaca adalah pemahaman terhadap isi. Jika saat membaca menemukan istilah “asing”, sebaiknya kamu jangan berhenti membaca. Teruskan membaca, tafsirkan makna kata “asing” berdasarkan konteks kalimat. Hindari pula kebiasaan menunjuk kata yang kamu baca atau membaca kata per kata dengan diikuti gerakan kepala (dari kiri kekanan). Sesungguhnya, yang digerakkan saat membaca adalah bola mata, bukan kepala. Oleh karena itu, teruslah melatih gerakan bola mata dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah secara berulang-ulang.

Menemukan ide pokok berbagai teks non sastra dengan tekhnik membaca cepat.

Untuk memudahkan anda dalam memahami ide pokok sebuah teks nonsastra, sebaiknya anda memahami dahulu hal-hal berikut.

Teks nonsastra

Suatu teks terbagi kedalam dua jenis, yakni teks sastra dan teks nonsastra.
  • Teks sastra, contohnya puisi, cerpen, novel, drama.
  • Teks non sastra, contohnya berita, artikel, esai, laporan , biografi.

Tujuan seseorang membaca teks sastra, pada umumnya, adalah untuk mengetahui pengalaman orang lain dan memperoleh hiburan. Coba saja anda pikirkan kembali, apa yang anda temukan ketika membaca cerpen ? ketika anda membaca cerpen, misalnya, anda , menemukan cerita perjalanan hidup yang dialami tokohnya. Selain itu jika dalam cerpen tersebut ada cerita-cerita unik dan lucu, tentunya anda akan dibuat tertawa dan terkesan.

Akan tetapi tidak demikian halnya ketika anda membaca berita, artikel ataupun teks nonsastra lainnya yang anda peroleh ketika itu adalah sejumlah informasi, pengetahuan dan wawasan.

Tekhnik membaca cepat.

Membaca cepat dilakukan dengan gerakan mata yang menyapu halaman demi halaman dari bacaan dengan kecepatan tinggi. Membaca cepat dapat dilakukan dengan berbagai tekhnik. Salah satu diantaranya adalah dengan tekhnik fiksasi, berikut adalah langkah-langkahnya.
  1. Sediakanlah kertas yang diberi gambar berupa titik-titik.
  2. Gerakkanlah mata dengan mengikuti titik-titik hitam itu secara cepat.
  3. Ulangilah latihan itu berkali-kali dengan titik-titik hitam yang semakin dijarangkan.
  4. Terapkanlah latihan itu terhadap bacaan sesungguhnya. Bacalah sebuah halaman dalam bacaan itusecara cepat. Tidak usah setiap kata and abaca, melainkan baris atau kata tertentu saja. Misalnya, pada baris pertama saja, baris terakhir saja atau bagian-bagian lain yang anda anggap penting dalam halaman itu.


Proses membaca cepat dapat dilakukan dalam berbagai tekhnik. Pemilihan tekhnik-tekhnik tersebut bergantung pada jenis bacaannya. Bentuk zig-zag digunakan untuk teks yang sulit, bentuk spiral untuk teks yang agak sulit, dan bentuk diagonal ataupun vertical untuk teks yang mudah, misalnya surat kabar.

Rumus membaca cepat

Membaca tidak hanya harus cepat , tetapi juga harus paham. Sesorang dikatakan memahami suatu bacaan dengan baik, apabila ia dapat menjawab dengan benar skurang-kurangnya 75 % dari seluruh pertanyaan yang disediakan.

Untuk menegetahui kecepatan sekaligus pemahaman dalam membaca anda dapat menggunakan rumus berikut :

Kpm =  ( Q / t ) x 60

keterangan :
Kpm          = Kecepatan Per Menit
Q               = Jumlah Kata Yang Dibaca
T                = Waktu Dalam Detik
60              = Satuan Detik Dalam Satu Menit

Contoh perhitungan sebagai berikut. Ami membaca sebuah teks dengan jumlah kata sebanyak 1000 kata. Kecepatan membacanya 5 menit 10 detik. Dengan demikian ami memiliki kpm
Q               = 1000 kata
t                 = 5 menit 10 detik atau ( 5 x 60 ) + 10 = 310 detik
kpm           = 1000/310 x 60 = 193,5 kpm

kpm sebesar ini dianggap dibawah standar. Pembaca seusiamu minimal 250 kpm. Hal ini karena semakin tinggi usia seseorang maka standar membacanya pun idealnya semakin meningkat.

Pengertian ide pokok

Pengertian dan Definisi Ide Pokok ialah salah satu tujuan dalam membaca cepat. Bisa dikatakan juga menangkap suatu gagasan utama yang melandasi pengembangan bacaan dalam suatu kalimat atau paragraf.

Ide pokok adalah inti yang dibicarakan dalam teks. Keberadaan ide pokok tersebut dapat ditemukan diawal (deduktif), diakhir (induktif), dan diawal dan diakhir (campuran). Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok dan sisanya adalah kalimat penjelas. Apabila ide pokok terdapat diawal dan diakhir tetap saja ide pokoknya satu karena awal dan akhir memiliki ide yang sama. Biasanya terdapat kata kunci untuk ide pokok, contohnya:
  • Jadi, …
  • Dengan demikian …
  • Intinya …
  • Pokoknya …
  • Akan tetapi ….

Cara mencari ide pokok :
  • Membaca hendaklah bisa menemukan ide pokok tersebut.
  • Janganlah membuang waktu dengan membaca terbata-bata.
  • Harus menyerbu kepada ide pokok.
  • Apabila dalam membaca untuk mendapatkan ide pokok, maka akan terdetail secara terurus.

Letak Ide Pokok :
  1. Ide pokok Buku - Buku keseluruhan mempunyati ide pokok secara umum
  2. Ide pokok bab - Pada page ide pokok bab pastilah mempunyai ide pokok yang agak spesifik
  3. Ide pokok bab/sub bab -Bagian bab memiliki ide pokok yang lebih spesifik.
  4. Ide pokok paragraf - Paragraf memiliki ide pokok yang amat spesifik.

Setelah kita mengetahui bagaimana cara membaca cepat dan menemukan ide pokoknya maka dengan sendirinya kemampuan membaca cepat anda akan meningkat dan juga tingkat pemahaman dan perbendaharaan kosa kata anda juga akan meningkat.

Demikian artikel dari kami tentang Membaca Cepat Berbagai Teks Non sastra Pelajaran Bhs. Indonesia Kls X yang sempat kami bagikan pada kesempatan ini dan semoga apa yang kami bagikan ini dapat membantu anda dan jangan lupa baca juga :

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar